Depok, MCNID.net--Camat Tapos, Jarkasih mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Tapos, khususnya sekitar kawasan Masjid Jami' At-Thohir untuk segera mengurus sertifikasi halal.


Langkah ini dinilai penting agar pelaku usaha lokal dapat mengambil peluang dari pengembangan kawasan wisata ramah muslim dan tidak hanya menjadi penonton.


Jarkasih mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan forum UMKM Kecamatan Tapos untuk mendorong para pelaku usaha melengkapi legalitas produknya, khususnya sertifikat halal.


"Di Tapos ada organisasi UMKM yang membawahi ratusan anggota. Kami sudah menyampaikan melalui forum UMKM Kecamatan Tapos agar para anggotanya segera mendaftarkan pembuatan sertifikat halal," ujarnya usai Peluncuran Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism (SWJ-MFT) di Masjid Jami' At-Thohir, Kamis (09/07/26).


Ia mengaku akan terus memantau jumlah pelaku UMKM yang telah memiliki sertifikat halal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan mereka menyambut perkembangan kawasan wisata religi tersebut.


"Saya nanti akan tanyakan berapa yang sudah memiliki sertifikat halal. Yang jelas kami sudah mendorong ke sana," katanya.


Menurut Jarkasih, pengembangan Masjid Jami' At-Thohir sebagai destinasi wisata ramah muslim merupakan peluang besar bagi pelaku UMKM lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk.


"Ini merupakan kesempatan yang baik. Tadi juga disampaikan bahwa Masjid At-Thohir akan menjadi salah satu pusat wisata ramah muslim di Kota Depok," tuturnya.


Ia menambahkan, saat ini sudah banyak pelaku UMKM yang berjualan di sekitar kawasan Masjid At-Thohir. 


Karena itu, mereka diharapkan dapat mempersiapkan diri sejak dini dengan memenuhi berbagai persyaratan, termasuk sertifikasi halal.


"Dengan semakin berkembangnya kawasan ini, jangan sampai pelaku UMKM kita hanya menjadi penonton. Manfaatkan peluang ini dengan meningkatkan kualitas produk dan melengkapi legalitasnya agar bisa ikut tumbuh bersama kawasan wisata religi At-Thohir," kata dia.