Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berencana menggelar ziarah akbar ke maqbarah (makam) salah satu ulama penentu berdirinya NU, Syaikhana Kholil bin Abdillatif, di Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Perjalanan spiritual ini dijadwalkan berlangsung segera setelah penutupan rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) PBNU 2026.
Rencana tersebut diungkapkan oleh Rais Syuriah PBNU, KH M Cholil Nafis, usai mengikuti rapat persiapan Munas dan Konbes NU di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib 'Aam PBNU KH Ahmad Said Asrori, dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
"Insya Allah setelah penutupan Munas dan Kombes, (kami) langsung berangkat ziarah ke maqbarah Syaikhana Kholil bin Abdillatif di Bangkalan Madura," ujar Kiai Cholil dikutip dari akun Instagram pribadinya @cholilnafis, Kamis (11/6/2026).
Ziarah akbar ini dinilai menjadi momentum penting yang memadukan antara ikhtiar intelektual (melalui forum musyawarah) dan ikhtiar kultural-spiritual yang selama ini menjadi ciri khas tak terpisahkan dari warga Nahdliyin.
Acara Munas dan Konbes NU 2026 yang akan berlangsung pada 20–22 Juni 2026 mendatang ini rencananya akan berlangsung di dua lokasi.
Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Mojo, Kediri, Jawa Timur akan menjadi pusat dari seluruh proses persidangan dan dinamika musyawarah. Sementara Kabupaten Bangkalan, Madura rencananya menjadi lokasi seremonial, baik untuk pembukaan maupun penutupan acara Munas dan Konbes NU 2026.
Dalam rapat tersebut, Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini juga melaporkan tentang tiga materi Bahtsul Masail Maudu'iyah yang akan dibahas pada Munas NU 2026 mendatang.
Ketiga materi itu mengenai pedoman I'adatun Nazhar terhadap keputusan-keputusan Bahtsul Masail, fikih kedaulatan data, serta fikih otoritas keagamaan dan kekuasaan.
"Sengaja saya ajukan hanya tiga materi karena biasanya Bahtsul Masail itu perdebatannya panjang dan butuh waktu yang lama. Bismillah semoga dapat berjalan lancar," pungkasnya.



