Jakarta, MCNID.net--Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyerukan umat Islam di Tanah Air untuk melakukan "hijrah sosial" dalam menyambut momentum Tahun Baru Hijriah.
Ulama yang akrab disapa Kiai Cholil ini mengajak masyarakat luas untuk mulai mengikis sifat egois dan menggeser fokus hidup dari yang semula mementingkan diri sendiri menuju orientasi kemaslahatan publik.
Menurut Kiai Cholil, esensi utama dari peringatan Tahun Baru Hijriah bukan sekadar mengenang perpindahan fisik Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Lebih dari itu, spirit hijrah harus ditarik ke dalam konteks modern sebagai momentum transformasi moral dan sosial.
“Nah, hijriah kita meninggalkan dari hal-hal yang negatif, maksiat kepada yang baik, orientasi individu menjadi orientasi untuk kebaikan orang banyak,” kata Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat ini pada Ahad (14/6/2026).
Kiai Cholil menjelaskan bahwa salah satu tantangan terbesar umat di era modern adalah jebakan pemikiran yang materialistis dan egosentris. Banyak orang yang terjebak pada pemenuhan kepuasan pribadi dan urusan duniawi semata tanpa memedulikan kondisi lingkungan di sekitarnya.
Oleh karena itu, Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ini menekankan pentingnya mereposisi cara pandang (mindset) agar setiap langkah yang diambil dalam hidup selalu membawa dampak positif bagi masyarakat luas.
“Orientasi kepada kepentingan sendiri menjadi orientasi bagaimana kita menyebarkan kebaikan dan manfaat bagi orang lain. Ini hijrah yang harus menjadi orientasi kita ke depan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Rais Syuriah PBNU ini ini memberikan sebuah refleksi teologis yang menyejukkan. Ia mengingatkan umat agar tidak perlu khawatir akan urusan atau rezeki pribadinya ketika mereka sibuk berbuat baik dan memikirkan kemaslahatan orang banyak.
Menurutnya, ada janji dan jalan kemudahan yang otomatis akan dibukakan oleh Allah SWT bagi hamba-Nya yang tulus berkhidmat untuk umat.
“Kalau kita sudah bisa berpikir tentang kebaikan orang banyak dan kebaikan umat, maka otomatis diri sendiri oleh Allah sudah diberikan jalannya yang terbaik,” kata Kiai Cholil.
Kiai Cholil mengajak seluruh umat Islam menjadikan pergantian tahun ini sebagai tonggak awal untuk memperbarui komitmen kemanusiaan, memperkuat kepedulian sosial, serta mengabdikan waktu demi perjuangan di jalan Allah SWT.
“Semangat hijrah adalah menjadi semangat kita mengabdikan hidup, mengabdikan waktu untuk hal-hal yang diperintahkan oleh Allah, berjuang di jalan Allah,” pungkasnya.



