Dharmasraya, MCNID.net--Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH M Cholil Nafis, mendampingi Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar melantik pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat. 


Acara pelantikan tersebut dirangkai sekaligus dengan pembukaan Pendidikan Pengembangan Wawasan Keulamaan (PPWK) III se-Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh Syuriyah.


Ulama yang akrab disapa Kiai Cholil ini menekankan bahwa pelantikan pengurus di lingkungan Nahdlatul Ulama bukanlah sekadar seremoni formalitas atau selebrasi pembagian jabatan. 


Lebih dari itu, Kiai Cholil menegaskan pelantikan merupakan momentum penting untuk memperbarui komitmen dan janji pengabdian (baiat).


Kiai Cholil menjelaskan, tradisi pelantikan dan ikrar kesetiaan dalam organisasi memiliki landasan teologis yang kuat, merujuk pada Alquran Surat Al-Fath ayat 18:


“Sungguh, Allah telah meridhai orang-orang mukmin ketika mereka berjanji setia (berbaiat) kepadamu di bawah pohon…”


Wakil Ketua Umum MUI ini menerangkan bahwa ayat tersebut turun berkaitan dengan peristiwa Bai’at Ridwan, ketika sekitar 1.400 sahabat Nabi Muhammad SAW menyatakan kesetiaan, ketaatan, dan kesiapan berkorban demi membela agama Allah.


"Baiat tersebut bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan komitmen moral, spiritual, dan organisatoris yang dilandasi keikhlasan," tegas Kiai Cholil dikutip di akun Instagram pribadinya @cholilnafis, Senin (13/7/2026). 


Lebih lanjut, Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini menekankan pesan filosofis dari ayat tersebut bagi tata kelola organisasi jam'iyah Nahdlatul Ulama masa kini.


"Ayat ini mengajarkan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya terletak pada struktur kepengurusannya, tetapi pada kesetiaan terhadap amanah dan ketulusan dalam berkhidmah," ujarnya.


Kiai Cholil mengimbau seluruh pengurus PCNU Kabupaten Dharmasraya yang baru dilantik untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperbarui niat pengabdian. Jabatan yang diemban harus dipandang sebagai tanggung jawab besar, bukan sekadar status.


"Pelantikan PCNU Dharmasraya hari ini adalah momentum memperbarui janji pengabdian kepada Allah, kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama, kepada umat, dan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jabatan adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, sedangkan khidmah yang ikhlas akan melahirkan keberkahan," kata CEO Amanah Zakat.