Jakarta, MCNID.net— Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersilaturahim dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kantor Kementerian Koperasi, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2026) lalu.

Silaturahim Dewan Pimpinan MUI dengan Menteri Koperasi dipimpin Wakil Ketua Umum MUI KH Cholil Nafis didampingi Sekjen MUI Buya Amirsyah Tambunan, Ketua MUI Bidang Ekonomi Syariah KH Sholahuddin Al Aiyyub, Bendahara MUI Trisna Djuwaeli, dan Wasekjen MUI Bidang Infokomdigi Dr Asrori S Karni.

Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis mengungkapkan, MUI mendorong kepada Menteri Koperasi Ferry Juliantono untuk mengoptimalkan Koperasi Syariah Merah Putih.

"Bukan soal simpan pinjamnya saja, melainkan berkenaan dengan produk, menjual produk, termasuk produk-produk yang halal, itu kan juga bagian dari syariahnya," kata Kiai Cholil di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dengan begitu, lembaga keuangan syariah nanti bisa relatif dengan bisnis syariah dan relatif dengan sektor realnya.

"Jadi ekosistemnya terbentuk, karena memang ciri yang menjadi pembeda dengan yang lain itu ada lebih pada berkenaan dengan blendingnya ekosistem syariahnya itu," sambungnya.

Dalam pertemuan itu, Kiai Cholil mengungkapkan, Menteri Koperasi sudah mulai menyiapkan tenaga-tenaga yang bisa mendukung terhadap koperasi syariah, termasuk Dewan Pengawas Syariah (DPS).

"Ya mungkin dilatih juga pengalaman, pengetahuan tentang syariah kepada manajemen, manajer-manajer dari syariah itu. Tapi ini opsional, di tempat dimana yang mau membuka koperasi syariah itu," kata Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat.

Kiai Cholil menegaskan, sebagaimana lembaga keuangan syariah, koperasi syariah Merah Putih sifatnya hanya opsional, bukan menjadi keharusan. (Sadam, ed: Amir)