Jakarta, MCNID.net--PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan industri halal nasional. Sebagai langkah konkret, BSI mengandalkan kelompok kerja khusus bernama Islamic Ecosystem Solution sebagai garda terdepan untuk menjaring kolaborasi lintas sektor dan mempercepat integrasi ekosistem ekonomi syariah di Indonesia.
VP Business Strategy Islamic Ecosystem Group BSI, Yosita Nur Wirdayanti, menjelaskan bahwa pembentukan grup khusus ini bertujuan untuk menjembatani dan menyelaraskan kebutuhan para pelaku industri halal dengan berbagai layanan serta solusi keuangan yang ditawarkan oleh bank syariah.
"Jadi di kami sendiri, kebetulan kami tuh punya grup namanya Islamic Ecosystem Solution. Ini jadi garda terdepan BSI untuk berkolaborasi dengan stakeholder-stakeholder di industri halal supaya bisa saling bersinergi dan juga mengembangkan ekosistem ekonomi syariah di Indonesia," ujar Yosita saat menghadiri Indonesia Sharia Forum (ISF) 2026 di The Energy Building, SCBD, Jakarta, Rabu (1/7/2026).
Menurut Yosita, langkah taktis ini diambil karena BSI melihat adanya tantangan berupa belum optimalnya sinergi antara pelaku industri dengan lembaga keuangan syariah. Padahal, Indonesia memiliki modalitas yang sangat kuat untuk menjadi pemain utama ekonomi syariah dunia.
"Sebenarnya kalau potensi kita udah pasti besar sekali mengingat kita masyarakat muslimnya banyak. Cuma mungkin masih banyak pelaku-pelaku industri yang belum pakai produk dan layanan keuangan syariah, itu mungkin harusnya bisa ditingkatkan lagi," tambahnya.
Melalui kehadiran Islamic Ecosystem Solution, BSI aktif melakukan pendekatan dan membuka ruang komunikasi, salah satunya memanfaatkan momentum strategis seperti ajang ISF 2026.
Forum tersebut dinilai menjadi wadah krusial untuk memperluas jejaring, bertukar insight, sekaligus memperbarui informasi mengenai produk dan program yang sedang dikembangkan oleh masing-masing sektor.
Dari sisi lembaga keuangan, sinergi ini membuka peluang untuk memahami dinamika produk yang dikembangkan pelaku industri. Sebaliknya, pelaku industri juga dapat mengenal lebih dekat solusi pembiayaan maupun transaksional berbasis syariah.
Dengan kolaborasi lintas sektor yang lebih terintegrasi ini, BSI berharap penetrasi produk dan layanan keuangan syariah dapat meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan menjadi motor penggerak utama pertumbuhan industri halal yang berkelanjutan di Tanah Air.



