Jakarta, MCNID.net -- Rais Karteker Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Jakarta Timur, KH M Cholil Nafis mengadakan rapat dengan sepuluh Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU).
Kiai Cholil, sapaan akrabnya, mengatakan, dalam rapat tersebut telah disepakati bahwa Konferensi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jakarta Timur akan dilaksanakan di pondok pesantren pada 14 Juni 2026.
"Agenda utama adalah memilih Rais dan Ketua PCNU serta menyusun program kerja," ujar Kiai Cholil di Jakarta, Sabtu (9/5/2026).
Kiai Cholil mengingatkan bahwa Konferensi PCNU Jakarta Timur harus bebas dari politik uang. Jika ada calon yang terbukti menggunakan money politics, maka calon tersebut akan gugur.
"Saya tegaskan bahwa konferensi harus bebas dari permainan uang. Jika itu terbukti oleh calon, maka akan digugurkan sebagai calon atau dibatalkan jika sudah terpilih," ucap Rais Syuriah PBNU ini.
Lebih lanjut, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini mengungkapkan syarat utama untuk menjadi Rais PC NU Jakarta Timur. Salah satunya harus bisa membaca kitab kuning.
"Syarat Rais harus bisa baca kitab kuning atau punya pondok pesantren atau rutin mengisi majelis taklim minimal tiga majelis," katanya. (Sadam, ed: Sagara)
Kiai Cholil Tegaskan Pemilihan Ketua PCNU Jaktim Harus Bebas Politik Uang
📅 09 Mei 2026✍️ AdminBerita



