Jakarta, MCNID.net--Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, KH M Cholil Nafis, mengungkapkan bahwa rahasia untuk memperoleh ketenangan dan kenyamanan batin dalam menghadapi persoalan hidup terletak pada kualitas bacaan shalawat seseorang kepada Nabi Muhammad SAW.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan tausiyah dalam program Damai Indonesiaku TVOne, Ahad (6/9/2026). Menurut Kiai Cholil, ketenangan hati tidak akan didapat jika shalawat dilantunkan secara asal-asalan tanpa menghadirkan rasa cinta dan kesadaran dalam jiwa.
"Kalau diniatin dan juga masuk dalam hatinya, pasti ada rasa besar dan nyaman dalam hati kita. Tapi kalau baca shalawat leha-leha begitu saja, tidak terasa apa-apa," ujar Kiai Cholil yang juga Wakil Ketua Umum MUI ini.
Kiai Cholil menggambarkan bacaan shalawat sebagai sarana menyambungkan sinyal batin dan mengetuk kasih sayang kepada Rasulullah SAW. Ketika seseorang membaca shalawat dengan penuh penghayatan, akan timbul getaran cinta yang mendatangkan nur (cahaya) Nabi serta rahmat dari Allah SWT.
Kiai Cholil menegaskan bahwa rasa nyaman dan ketenangan yang lahir dari shalawat merupakan bentuk nyata keterikatan batin antara seorang mukmin dengan nabinya. Oleh karena itu, keyakinan dan kesungguhan menjadi kunci utama agar amalan tersebut berdampak langsung pada ketenteraman jiwa.
"Maka ketika baca shalawat, itu cara kita mengetuk kasih sayang diri kita dan menyambungkan dengan Rasulullah. Kalau kita sudah cinta, prosedur-prosedur itu tidak ada, kita mendapat syafaat Rasulullah fi ad-dunya wal-akhirah," ujarnya.



