Jakarta, MCNID.net--Sejumlah organisasi yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Sipil mengecam wacana regulasi untuk pemidaan bagi pelaku dan pengkampanye Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender dan Queer (LGBTQ). 


Dalam keterangan yang diterima MCNID, Kamis (18/6/2026), Jaringan Masyarakat Sipil yang menolak wacana tersebut beranggotakan 37 organisasi. 


Berikut 37 organisasi tersebut:


1. Lembaga Bantuan Hukum Masyarakat

2. Centre for Legal Pluralism Studies (CLeP)

3. YLBHI – LBH Surabaya

4. Social Justice Indonesia/SJI

5. Indonesia Policy Studies Society/IPSS

6. @digitallytante

7. Yayasan Kebaya Yogyakarta

8. Pita Merah Jogja 

9. Lembaga Partisipasi Perempuan / LP2

10. Logos ID

11. Perkumpulan Suara Kita 

12. Support Group and Resource Center on Sexuality Studies (SGRC)

13. Dear Catcallers Indonesia 

14. Koalisi Masyarakat Sipil Anti Kekerasan Seksual (KOMPAKS)

15. Emancipate Indonesia 

16. Pelangi Nusantara

17. Public Virtue Research Institute

18. Women’s March Jakarta

19. Inti Muda Indonesia

20. Humanesia – Humanis Indonesia

21. Cangkang Queer

22. Proklamasi Anak Indonesia (PAI)

23. Konsil LSM Indonesia

24. Sanggar Swara 

25. Yayasan Srikandi Sejati

26. ASEAN Youth Forum

27. YLBH APIK Jakarta

28. Serikat Jurnalis untuk Keberagaman (SEJUK)

29. Arus Pelangi

30. Lentera SIntas Indonesia

31. Koalisi Ruang Publik Aman (KRPA)

32. Solidaritas Perempuan (SP)

33. the Institute for Ecosoc Rights

34. Human Rights Working Group (HRWG)

35. Kenapa Harus Peduli (KHP)

36. Jakarta Feminist

37. Marsinah.id