Jakarta, MCNID.net--Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergerak cepat menerjunkan alutsista utama berupa pesawat C-130 Hercules dan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mengakselerasi penanganan dampak bencana gempa bumi yang menguncang Kabupaten Nagekeo dan sekitarnya, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026).
Langkah ini diambil guna mempercepat mobilisasi personel serta pengiriman bantuan logistik ke wilayah-wilayah terdampak yang membutuhkan penanganan darurat.
"TNI mengerahkan Hercules dan KRI untuk membantu penanganan bencana serta mendukung kebutuhan masyarakat terdampak," ujar Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Muhammad Nas dalam keterangan tertulisnya melalui Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI di Jakarta.
Selain kesiapan armada udara dan laut, TNI juga telah menyiagakan serta menerjunkan ratusan prajurit di lapangan untuk membantu proses evakuasi warga. Personel yang diterjunkan berasal dari Kodim 1603/Sikka, Kodim 1612/Manggarai, Kodim 1602/Ende, hingga Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere.
Mayjen Muhammad Nas menambahkan bahwa pihak TNI terus berkoordinasi secara intensif dengan pemerintah daerah, Polri, BNPB, BPBD, serta Basarnas agar operasi kemanusiaan ini berjalan cepat dan terpadu.
Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu siang, bencana gempa bumi ini telah mengakibatkan 14 orang meninggal dunia tersebar di Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka, serta memaksa sekitar 2.000 warga mengungsi.
Kehadiran Hercules dan KRI diharapkan dapat menembus hambatan aksesibilitas sehingga bantuan medis, kebutuhan pokok, dan personel tambahan dapat didistribusikan secara optimal ke titik-titik krisis.



