Jakarta, MCNID.net--Pidato Presiden Prabowo Subianto memberikan angin segar bagi Pasar Modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (14/8/2026), didorong oleh lonjakan minat beli investor, khususnya pada saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
IHSG parkir di posisi 6.337,19, naik 35,42 poin atau 0,56 persen. Volume perdagangan mencatatkan 17,04 miliar lembar saham yang ditransaksikan sebanyak 1,03 juta kali, dengan nilai transaksi mencapai Rp6,47 triliun.
Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama, menilai pidato Presiden Prabowo sukses menjadi sentiment booster bagi para pelaku pasar untuk kembali mengoleksi saham.
"Statement Pak Prabowo bisa menjadi sentiment booster yang memperkuat minat beli, kemudian direspons pasar melalui kenaikan harga saham," ujar Elandry dikutup dari Antara di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Elandry menjelaskan, ketertarikan investor saat ini lebih dahulu terarah pada saham-saham BUMN karena posisi strategis BUMN sebagai eksekutor program pemerintah yang taktis dan cepat.
Namun demikian, ia mewanti-wanti para pelaku pasar untuk tetap mewaspadai potensi profit taking (aksi ambil untung) dalam waktu dekat. Menurutnya, penguatan yang didorong oleh sentimen pidato biasanya cenderung bersifat jangka pendek.
Agar penguatan IHSG bisa bertahan secara berkelanjutan, Elandry menekankan pentingnya ditopang oleh perbaikan kinerja fundamental emiten serta iklim ekonomi global.



