Jakarta, MCNID.net--Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI berhasil mengukuhkan dominasinya secara berkelanjutan setelah kembali menyabet penghargaan Top Brand Award 2026 untuk kategori lembaga zakat dan amal.
Pencapaian ini menandai keberhasilan Baznas dalam mempertahankan predikat prestisius tersebut selama lima tahun berturut-turut sejak 2022.
Penghargaan yang menegaskan posisi Baznas sebagai pilihan utama masyarakat dalam menyalurkan dana kebajikan ini diserahkan pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026). Dalam penilaian tahun ini, Baznas memimpin dengan raihan Top Brand Index tertinggi mencapai 43 persen.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pengumpulan, Dr Rizaludin Kurniawan, yang menerima langsung penghargaan tersebut mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas konsistensi kinerja seluruh tim di lapangan.
"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan, dan doa seluruh amilin, amilat, para relawan, serta pimpinan Baznas yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata. Kami berupaya menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donatur," ujar Rizaludin.
Rizaludin menambahkan bahwa rekor ini tidak lepas dari kepercayaan besar para muzaki, donatur, serta kerja sama erat dengan mitra strategis dan ketangguhan para mustahik dalam meningkatkan taraf hidupnya. Menurutnya, memilih Baznas selama setengah dekade membuktikan bahwa masyarakat merasa aman dan nyaman menyalurkan amalnya.
Di sisi lain, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan memberikan pujian atas keberhasilan Baznas menjaga konsistensinya selama lima tahun berturut-turut. Ia menilai capaian ini membuktikan kuatnya loyalitas publik dan efektivitas kanal crowdfunding milik Baznas.
"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi dan inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas dalam meningkatkan kualitas pelayanan, sekaligus menjaga relasi dengan publik agar Baznas mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," tutur Handi.



