Jakarta, MCNID.net--Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menekankan bahwa penyelesaian berbagai urusan besar bangsa dan umat sering kali berawal dari jalinan silaturahmi yang tulus dan sederhana. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan dan berdiskusi hangat di kawasan Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, Aceh.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (26/6/2026), Kiai Cholil membagikan momen kebersamaan yang penuh kehangatan bersama para tokoh dan sahabat. Di tengah suasana malam Aceh yang syahdu, diskusi tersebut berlangsung cair dan jauh dari kesan formal.
"Kopi Aceh menghangatkan malam, durian menemani percakapan. Di tengah kesederhanaan, kami menikmati nikmat yang sering terlupakan: duduk bersama, bertukar pikiran, dan merawat persaudaraan," tulis Kiai Cholil.
Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini, sebuah pertemuan tidak boleh dinilai dari formalitasnya, melainkan dari ketulusan interaksi di dalamnya.
Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI ini meyakini bahwa jaringan komunikasi yang dibangun dengan rasa persaudaraan yang kuat (ukhuwah) akan membuka jalan bagi lahirnya solusi-solusi strategis bagi kemaslahatan masyarakat luas.
"Sebab banyak urusan besar berawal dari silaturahmi yang tulus," tegas ulama kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur pada 1 Juni 1975 ini.
Lebih lanjut, CEO Amanah Zakat ini menjelaskan bahwa esensi dari berkumpulnya para sahabat dan pemikir di daerah seperti Lamno ini adalah untuk menyamakan frekuensi dan memperkuat langkah perjuangan keumatan.
Hidangan lokal seperti kopi dan durian menjadi media yang menyempurnakan cairnya pertukaran ide.
"Silaturahmi para sahabat bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi juga merajut ukhuwah, bertukar gagasan, dan menguatkan ikhtiar untuk kemaslahatan bersama," tambahnya.
Kiai Cholil berharap agar setiap momentum pertemuan yang dilakukan oleh para penggerak umat di berbagai daerah senantiasa mendatangkan dampak positif dan keridaan dari Allah SWT.
"Semoga setiap pertemuan membawa keberkahan," pungkasnya.



