Jombang, MCNID.net--Pimpinan Sidang Pleno Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), KH M Cholil Nafis, menegaskan bahwa seluruh proses jalannya acara hingga penetapan keputusan muktamar berlangsung aman, lancar, dan sesuai dengan tata cara organisasi.
"Semua perjalanan acara dan keputusan dari muktamar itu berjalan dengan baik, mulus, dan tentu demokratis," ujar Kiai Cholil Nafis, Selasa (1/9/2026).
Menurutnya, dinamika yang terjadi selama muktamar merupakan gambaran kedewasaan warga NU dalam berorganisasi. Proses musyawarah hingga pemilihan jajaran kepemimpinan tertinggi PBNU dilakukan secara transparan dan menghormati aspirasi muktamirin.
Wakil Ketua Umum MUI ini menjelaskan, struktur kepemimpinan PBNU periode ini menghadirkan kombinasi figur yang solid untuk membawa nahdliyin ke arah yang lebih baik.
"Kemudian kita dapat memilih pemimpin baru orang lama, yaitu Rais 'Aam, orang dari periode yang sebelumnya kemudian terpilih kembali menjadi orang lama tapi pemilihan baru," tuturnya.
Kiai Cholil menambahkan, duet Rais 'Aam bersama Ketua Umum PBNU terpilih menjadi energi baru bagi perjalanan organisasi ke depan. Kiai Cholil menilai, kehadiran pemimpin yang memadukan kedalaman ilmu agama dan pemikiran strategis diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan zaman.
"Kami berharap dengan kedua pemimpin kami di Nahdlatul Ulama dapat mendorong kemajuan NU dan kemajuan bangsa, serta juga memberikan perkhidmatan kepada masyarakat dan bangsa dengan sebaik-baiknya," tegas Kiai Cholil.



