Depok, MCNID.net--Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, KH M Cholil Nafis, mengingatkan masyarakat mengenai bahaya rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan terhadap kehidupan.
Menurutnya, kecemasan berlebih tidak hanya mengganggu ketenangan batin, tetapi juga memicu datangnya penyakit dan melemahkan fisik manusia.
Hal tersebut ditegaskan Kiai Cholil saat mengisi pengajian rutinan Sabtu Mujahadah yang mengkaji Kitab Mau’idzotul Mu’minin di Pondok Pesantren Cendekia Amanah, Depok, Jawa Barat, Sabtu (10/10/2026).
Wakil Ketua Umum MUI ini menjelaskan bahwa ketakutan terhadap urusan duniawi, seperti utang, kabar keluarga, hingga ketidakpastian masa depan, sering kali menggerogoti kesehatan seseorang secara perlahan.
"Orang yang selalu kekhawatiran dan ketakutan itu akan menimbulkan penyakit dan membuat dirinya lemah, enggak punya kekuatan. Padahal umur itu dari Allah, tetapi kekhawatiran bisa mempercepat timbulnya penyakit," ujar Kiai Cholil.
Kiai Cholil menggarisbawahi pentingnya keteguhan tauhid sebagai penangkal rasa cemas. Kiai Cholil mengajak umat Islam untuk menyandarkan segala perlindungan hanya kepada Allah SWT dengan mengamalkan ajaran Alquran, yakni la tahzan, innallaha ma’ana (jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita).
"Orang yang tauhidnya kuat, yang keyakinannya kuat, dia tidak akan pernah khawatir dan takut. Pikiran bahwa Allah bersama kita itu yang membuat kita sehat dan tenang," tegasnya.
Rais Syuriah PBNU ini menambahkan bahwa ketenangan batin (tuma'ninah) merupakan kunci utama kesehatan dan kesembuhan dari penyakit. Menurutnya, banyak orang yang kondisi kesehatannya memburuk bukan semata-mata karena penyakit fisik, melainkan karena hatinya yang tidak tenang dan dipenuhi rasa cemas.
"Banyak orang sakit itu bukan karena ada penyakitnya atau tambah sakit, tapi karena hatinya enggak tenang. Maka dengan zikir kepada Allah, hati kita akan menjadi tenang," kata Kiai Cholil.



