Jakarta, MCNID.net--Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah, KH M Cholil Nafis, mengingatkan masyarakat Muslim agar memprioritaskan mendaftar haji ketimbang menunaikan ibadah umrah terlebih dahulu jika sudah memiliki kemampuan secara finansial.
Kiai Cholil, begitu akrab disapa, menegaskan bahwa ibadah haji hukumnya wajib bagi yang mampu, sedangkan umrah berstatus sunnah.
Menurutnya, menunda pendaftaran haji hanya demi berangkat umrah dianggap sebagai langkah yang keliru, mengingat panjangnya antrean keberangkatan dan batasan usia manusia yang tidak ada yang tahu.
"Jangan sampai punya uang dipakai umrah dulu, baru nanti kalau ada uang lagi berangkat haji, tidak begitu. Daftar dulu untuk haji. Sambil menunggu antrean, kalau pas ada rezeki lagi, baru berangkat umrah," ujar Kiai Cholil Nafis dikutip dari akun Instagram pribadinya @cholilnafis, Jumat (11/9/2026).
Wakil Ketua Umum MUI ini mengutip pandangan ulama bahwa ibadah haji bersifat ‘alal faur atau harus disegerakan bagi siapa saja yang telah mampu. Niat dan ikhtiar awal yang terwujud dalam pendaftaran haji menjadi bentuk kesiapan seorang hamba memenuhi panggilan Allah SWT.
Lebih lanjut, Ketua Badan Pengurus DSN MUI ini menjelaskan bahwa lamanya masa tunggu akibat kuota antrean berada di luar kendali manusia. Hal yang terpenting adalah menggugurkan kewajiban awal dengan mendaftarkan diri untuk menunaikan ibadah haji terlebih dahulu.
"Soal nanti berangkatnya kapan karena antri, itu sudah kita serahkan urusannya kepada Yang Maha Kuasa. Tapi kalau dari awal tidak mendaftar, berarti dirinya memang sengaja menunda keberangkatan," kata CEO Amanah Zakat ini.



