Jakarta, MCNID.net--Langkah progresif dalam mempercepat inklusi keuangan syariah berbasis komunitas resmi diluncurkan oleh Maybank Syariah. Bekerja sama dengan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Hidayatullah, institusi perbankan ini menghadirkan fitur pembukaan rekening secara online langsung melalui aplikasi digital ekosistem Hidayatullah dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH).
Terobosan ini diperkenalkan dalam momentum peluncuran program jaminan sosial-keagamaan "Gerakan Shubuh Bersedekah" yang mengusung tema "Satu Klik Sedekah Shubuh, Sejuta Manfaat untuk Umat" di Bangi Kopi, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, pada Rabu (15/7/2026).
Melalui integrasi ini, Maybank Syariah memangkas jalur birokrasi perbankan konvensional yang selama ini mengharuskan calon nasabah atau donatur untuk bertatap muka.
Direktur Maybank Syariah, Romy Hardiansyah, menegaskan bahwa kehadiran fitur pembukaan rekening online ini dirancang untuk memberikan pengalaman digital yang mulus (seamless) bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam gerakan sosial keagamaan.
"Biasanya kita pertama harus melakukan apa? Pembukaan rekening dulu. Pembukaan rekening juga sudah kita siapkan untuk bisa dilakukan langsung melalui online. Aplikasi dari Baitul Maal, dari Hidayatullah, BMH juga bisa dilakukan di-download gitu ya secara digital. Tanpa harus datang ke cabang dulu atau bagaimana," ujar Romy di Jakarta, Rabu (15/7/2026).
Dengan adanya kemudahan onboarding digital ini, masyarakat dapat langsung membuka rekening perbankan syariah dari mana saja menggunakan gawai mereka. Setelah rekening aktif, donatur dapat memanfaatkan platform digital tersebut untuk melakukan transaksi sedekah secara praktis dan berkala.
"Ini bisa dilakukan dari rumah, dari sekolah, dari tempat pekerjaan, aktivitas hari-hari. Tidak harus waktu kita pas lagi ada di masjid atau lagi di daerah-daerah tertentu yang ada kotak amal," tambah Romy.
Selain kemudahan pembukaan rekening, kolaborasi digital ini juga menonjolkan fitur pembayaran berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Melalui QRIS yang dihasilkan secara otomatis oleh aplikasi, para donatur dibebaskan dari biaya transfer antarbank yang biasanya berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000. Efisiensi biaya administrasi ini memastikan alokasi dana sedekah mengalir seutuhnya kepada penerima manfaat secara optimal.
Transformasi digital ini disambut positif oleh Direktur Utama BMH, Supendi. Menurutnya, kehadiran fitur perbankan digital dari Maybank Syariah membantu BMH memperluas jangkauan donasi agar menjadi lebih terencana dan tidak bersifat sporadis.
"Dengan adanya sedekah subuh berbasis aplikasi, setiap saat kita bisa berdonasi dan di mana pun kita bisa berdonasi seperti itu," kata Supendi.
Kerja sama integrasi sistem ini dinilai Ketua Umum DPP Hidayatullah, Ustaz Naspi Arsyad, sebagai langkah strategis untuk memaksimalkan "modal sosial" besar yang dimiliki masyarakat Indonesia selaku bangsa yang gemar berbagi.
"Alhamdulillah lewat digitalisasi yang didukung oleh Maybank, kebaikan sedekah ini kita maksimalkan dan kita masifkan terutama di waktu pagi hari," ungkap Naspi Arsyad.



