Jakarta, MCNID.net--Siswa Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, Muhammad Arya Razan, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat dunia. Arya sukses menyabet medali perak dalam ajang The 58th International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 yang berlangsung di Tashkent, Uzbekistan, pada 10–19 Juli 2026.


Capaian manis ini kian memperkuat posisi siswa madrasah Indonesia dalam peta persaingan sains internasional. Diikuti oleh ratusan pelajar terbaik dari puluhan negara, kompetisi tingkat dunia ini menjadi ajang pembuktian kapasitas dan keunggulan akademik Arya di bidang kimia.


Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, menyampaikan rasa bangga dan syukur yang mendalam atas pencapaian anak didiknya tersebut. Menurutnya, keberhasilan Arya membawa pulang medali perak merupakan hasil dari proses panjang yang dilalui dengan kedisiplinan tinggi.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih Arya. Medali perak di ajang internasional ini merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan proses panjang yang telah ia jalani. Kami tentu sangat bangga melihat siswa kami mampu membawa nama Indonesia di tingkat dunia,” ujar Hilal di Tangerang Selatan, Selasa (21/7/2026).


Hilal mengungkapkan, perjalanan Arya hingga terpilih menjadi salah satu delegasi resmi Indonesia tidak didapatkan secara instan. Usai meraih medali emas pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025, Arya harus melintasi dua tahap pemusatan latihan nasional (Pelatnas) dan seleksi ketat yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).


Pada Pelatnas tahap pertama, Arya bersaing ketat dengan 30 peraih medali OSN 2025 hingga tersaring menjadi 10 besar. Selanjutnya, pada Pelatnas tahap kedua, ia kembali lolos seleksi hingga terpilih masuk dalam skuad empat besar yang mewakili Indonesia di Uzbekistan.


“Prestasi seperti ini tentu tidak diraih secara instan. Ada proses belajar, latihan, dan pembinaan yang harus dijalani dengan disiplin. Kami di madrasah berupaya memberikan dukungan agar Arya dapat mengembangkan potensi dan kemampuan yang dimilikinya secara optimal,” jelas Hilal.


Dalam ajang IChO 2026 di Tashkent, Tim Indonesia secara keseluruhan berhasil memboyong total empat medali, yakni tiga medali perak dan satu medali perunggu.


Atas hasil membanggakan ini, Hilal berharap capaian Arya dapat menjadi lecutan semangat dan motivasi bagi para pelajar madrasah di seluruh Indonesia agar semakin percaya diri bersaing di kancah global.


“Semoga prestasi Arya dapat menginspirasi siswa-siswi madrasah lainnya. Kami ingin anak-anak madrasah memiliki kepercayaan diri bahwa mereka mampu berprestasi dan bersaing di tingkat dunia,” ujarnya.