Jakarta, MCNID.net--Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH M Cholil Nafis menekankan pentingnya menjaga tradisi silaturahim sebagai landasan membangun kebersamaan dan kemaslahatan umat.
Hal tersebut disampaikannya saat bertandang ke UIN Alauddin Makassar dan menemui Rektor Prof Hamdan Juhannis di ruang kerjanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Cholil mengutip hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim tentang keutamaan menyambung tali persaudaraan.
“Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung silaturahim,” kata Kiai Cholil Nafis menguraikan pesan Nabi Muhammad SAW, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Kamis (16/7/2026).
Wakil Ketua Umum MUI ini menerangkan, silaturahim memiliki kedudukan spiritual dan sosial yang sangat kuat. Menurutnya, pertemuan antar-tokoh dan lembaga tidak boleh berhenti pada seremonial belaka, melainkan harus berdampak nyata pada penguatan nilai-nilai kebaikan.
"Silaturahim menguatkan persaudaraan, sedangkan sinergi melipatgandakan manfaat. Semoga kebersamaan ini menjadi wasilah lahirnya berbagai ikhtiar yang membawa keberkahan bagi semua," tuturnya.
Lebih lanjut, Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah tersebut menjelaskan bahwa makna silaturahim sejatinya melampaui batas ruang dan waktu. Kunjungan ke keluarga besar UIN Alauddin Makassar menjadi momentum untuk mempererat ikatan emosional sekaligus menyelaraskan langkah strategis dalam pengabdian kepada umat dan bangsa.
"Silaturahim bukan sekadar mempertemukan kembali orang-orang yang pernah bersama, tetapi juga menyambung hati, menyatukan visi, dan menguatkan ikhtiar," kata Ketua Badan Pengurus DSN MUI.



