Jakarta, MCNID.net--Bentuk kebersamaan dan sinergi antarorganisasi keagamaan kembali terwujud indah di Tanah Air. Demi mempererat tali persaudaraan serta mendukung kesuksesan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada 27–31 Agustus mendatang, Muhammadiyah turun tangan secara aktif dengan menyiapkan posko kuliner bergerak hingga layanan armada medis.


Langkah ini menjadi simbol nyata kekompakan ormas Islam dalam membangun bangsa dan merawat keharmonian sesama umat. Dukungan tersebut disiagakan khusus untuk menyambut serta melayani kenyamanan ribuan muktamirin, peninjau, hingga muhibbin yang diprediksi memadati area pesantren dari berbagai daerah maupun mancanegara.


Pada sektor logistik, Muhammadiyah menghadirkan posko kuliner bergerak yang siap membagikan ribuan porsi santapan secara gratis. Bantuan konsumsi yang disediakan tidak main-main, yakni mencapai 10.000 porsi bakso segar serta 10.000 cangkir kopi dan telur hangat untuk menjaga stamina para tamu undangan dan pengunjung di lokasi acara.


Tidak hanya urusan perut, perhatian Muhammadiyah juga menyasar sektor kesehatan. Muhammadiyah menerjunkan sejumlah armada ambulans yang dilengkapi fasilitas darurat beserta tim medis lapangan. Para petugas kesehatan ini disiagakan bahu-membahu dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang serta rumah sakit rujukan setempat guna memberikan pelayanan medis cepat tanggap.


Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU sekaligus Ketua Yayasan PPBU, KH Abdurrozaq Sholeh (Gus Rozaq), menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kepedulian saudara muda mereka.


“Alhamdulillah, Muhammadiyah memberikan kontribusi menyediakan makanan ringan untuk bakso 10.000 porsi, serta kopi dan telur 10.000 porsi. Kehadiran bantuan logistik dan medis ini menjadi sumbangsih yang sangat berharga serta bentuk solidaritas bersama,” tutur Gus Rozaq saat memberikan keterangan di Kantor Yayasan PPBU.


Di samping posko kuliner dan layanan kesehatan, dukungan moral dan tenaga juga mengalir dari Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (Kokam). Ratusan personel pemuda Muhammadiyah dipastikan hadir membantu menjaga kondusivitas perhelatan akbar tersebut.


"Keamanan kita libatkan dari kepolisian, TNI, juga ada dari Banser dan keamanan pondok. Dan kemarin juga ada bantuan dari Kokam Muhammadiyah sekitar 100 sampai 200 personel. Mereka datang ke sini dan menyatakan siap support penuh," tambah Gus Rozaq.


Berdasarkan data pemetaan per 18 Agustus 2026, personel Kokam disiagakan untuk mengawal zonasi luar atau sektor Ring 3. Mereka berkolaborasi erat bersama Tim Khusus SIGAP 9, Banser, Pagar Nusa, serta aparat TNI-Polri.


Gus Rozaq menegaskan bahwa berkat sinergi lintas elemen yang sangat solid ini, kesiapan fisik dan teknis tempat acara di Tambakberas Jombang kini telah melampaui 80 persen dan siap memasuki tahap akhir jelang pembukaan. Kolaborasi ini membuktikan bahwa perbedaan tidak menghalangi niat bersama untuk saling menopang demi kejayaan umat dan bangsa.