Jakarta, MCNID.net--Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH M Cholil Nafis, menyatakan bahwa seluruh ajaran Islam terbukti benar dan relevan dalam menjawab tantangan kehidupan. Menurutnya, kunci untuk meraih kesuksesan, baik di dunia maupun di akhirat, mutlak memerlukan ilmu pengetahuan.

Pesan tersebut disampaikan Kiai Cholil Nafis di sela-sela menghadiri Konferensi Internasional Wahdatul Ummah di Turki, sebagaimana dikutip dari akun Instagram pribadinya, @cholilnafis, pada Ahad (1/11/2026).

​"Semua ajaran Islam itu terbukti benar. Kalau mau dunia, ya harus punya ilmu. Mau akhirat juga harus dengan ilmu," ujar Kiai Cholil Nafis.

Dalam unggahannya, Kiai Cholil membagikan kisah inspiratif, khususnya bagi para santri, bagaimana ilmu membawanya menginjakkan kaki di Princes Island, Turki, tanpa mengeluarkan modal finansial pribadi.

Kiai Cholil menceritakan bahwa perjalanannya ke luar negeri murni didasari oleh ikhtiar akademis melalui pembuatan makalah dan presentasi di forum internasional.

​“Saya alhamdulillah, modal ilmulah sampai pada Princes Island di Turki ini. Tidak modal uang, hanya modal membuat makalah, kemudian saya presentasikan di konferensi internasional Wahdatul Ummah,” ungkapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini menjelaskan, apa yang dibagikannya tersebut merupakan bentuk tahadduts bin-ni'mah (mensyukuri nikmat Allah SWT) sekaligus motivasi bagi para santri dan generasi muda agar memiliki semangat tinggi dalam belajar serta ketekunan dalam menuntut ilmu.

Kiai Cholil mengingatkan agar generasi muda tidak takut menghadapi kesulitan atau kesusahan selama proses belajar di masa muda. Menurutnya, jerih payah dalam mencari ilmu hari ini akan berbuah manis di masa depan, baik di masa tua maupun di akhirat kelak melalui amal soleh dan amal jariyah.

​“Kalau tidak mau sengsara sekarang, maka akan sengsara di masa yang akan datang. Sekarang sengsara karena ilmu, akan menjadi kenikmatan, kebahagiaan di hari-hari berikutnya dan di hari tuanya, bahkan di akhirat kelak. Karena kita mempunyai amal soleh, amal jariyah yang terus mengalir pahalanya, dan kebaikan serta kemanfaatannya,” ujarnya.