Jakarta, MCNID.net--Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Muhammad Cholil Nafis, mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga berperan aktif memproduksi produk halal di masa depan. Menurutnya, langkah ini sangat strategis untuk memperkuat ekosistem industri halal nasional sejak dini.

Dukungan tersebut disampaikan Kiai Cholil di Jakarta, Kamis (29/10/2026), seiring dengan digelarnya ajang edukasi Gen Halal Championship 2026 yang diselenggarakan oleh LPPOM.

Pengasuh Pesantren Cendekia Amanah Depok ini menegaskan bahwa penerapan gaya hidup halal (halal lifestyle) memiliki cakupan luas. Pemahaman syariat tidak berhenti pada label halal suatu produk, melainkan menjadi bekal penting bagi generasi muda yang kelak akan berkiprah sebagai pengusaha, inovator, dan profesional di berbagai sektor industri.

​“Anak-anakku, teman-teman SMA, teman-teman SMP, para pemuda dan pemudi, giatkan halal lifestyle. Untuk kita memproduksi produk yang halal dan begitu juga kita mengonsumsi yang halal,” ujar Kiai Cholil.

Menurutnya, bekal literasi halal yang kuat sejak jenjang sekolah akan melahirkan para pelaku usaha masa depan yang lebih bertanggung jawab. Generasi muda diharapkan mampu berinovasi menciptakan produk-produk berkualitas yang sesuai standar syariat serta aman bagi masyarakat luas.

Selain berfokus pada peran sebagai calon produsen, Kiai Cholil juga mengingatkan pentingnya membangun kesadaran kritis dalam memilih produk sehari-hari. Kebiasaan memeriksa status kehalalan, kebersihan bahan, hingga proses produksi perlu dibiasakan dalam aktivitas harian.

Untuk memperluas pemahaman tersebut melalui pendekatan yang adaptif bagi anak muda, Kiai Cholil mengajak para pelajar SMP dan SMA di seluruh Indonesia untuk ikut meramaikan kompetisi Gen Halal Championship 2026.

​“Ayo kita semarakkan, kita rayakan, dan kita meriahkan Gen Halal Championship 2026. Explore, Compete, and Inspire,” tegasnya.