Jakarta, MCNID.net--PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus mempercepat penyaluran KPR Subsidi berbasis syariah ke seluruh penjuru Nusantara. Langkah strategis ini ditempuh dengan menggandeng lebih dari 700 developer (pengembang) rekanan terpercaya demi memberikan kepastian hunian yang berkualitas, aman, dan berlokasi strategis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).


Sinergi luas bersama para pengembang ini menjadi kunci BSI dalam mengemban amanah Pemerintah untuk menyukseskan Program Tiga Juta Rumah lewat skema KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).


Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, menegaskan pentingnya peran kemitraan pengembang dalam memberikan rasa aman bagi para calon pemilik rumah.


"Rumah menjadi salah satu fondasi kehidupan berkelanjutan. Pihak kami serius mengemban amanah ini dengan menyiapkan lebih dari 700 developer rekanan terpercaya sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman memilih rumah yang memiliki kualitas baik, legalitas aman, dan lokasi tetap strategis," ujar Bob dikutip dari laman BSI, Senin (3/8/2026). 


Dukungan kuat dari para pengembang terbukti membuahkan hasil. BSI saat ini menduduki urutan pertama secara nasional dalam persentase pencapaian target penyaluran unit FLPP, dengan merealisasikan sekitar 66% dari target tahunan sebanyak 3.283 unit.


Sejak awal berdiri, BSI telah menyalurkan lebih dari 25 ribu unit KPR Sejahtera FLPP senilai Rp3,6 triliun. Penyaluran ini tersebar luas di seluruh Indonesia, dengan porsi terbesar di wilayah Sumatra Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.


Percepatan penyaluran KPR subsidi ini juga ditunjukkan BSI saat menghadiri acara Akad Massal 62.000 Unit KPR Rumah Subsidi dan Penyaluran KUR Perumahan sebesar Rp880 miliar di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.


BSI memboyong 1.213 nasabahnya untuk mengikuti akad massal secara serentak dari total peserta secara nasional. Keikutsertaan ini semakin mempertegas komitmen BSI untuk terus bersinergi dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta BP Tapera.


Secara akumulatif, total pembiayaan BSI Griya secara nasional telah menembus angka Rp61,2 triliun, di mana porsi KPR FLPP menyumbang sebesar Rp5,7 triliun. BSI optimistis kemitraan dengan ratusan pengembang ini akan terus mempermudah akses MBR dalam memiliki rumah impian yang halal dan terjangkau.