Jakarta, MCNID.net--Dua siswi Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, Sachio Diandra Najla dan Nachwa Aliefya Putri Dharma, sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat internasional. Lewat riset inovatif pembuatan inhaler herbal berbahan dasar serai wangi (Cymbopogon nardus) dan pala (Myristica fragrans), keduanya berhasil memboyong Gold Medal sekaligus Second Prize kategori Biological Sciences pada ajang The 12th ASEAN Student Science Project Competition (ASPC) 2026 di Bangkok, Thailand.
Penelitian bertajuk DIRAMU: Integrated Phytochemical Profiling and Development of a Myristica fragrans and Cymbopogon nardus Essential Oil Inhaler for Neurorelaxation and Anxiety Reduction ini dirancang khusus untuk memberikan solusi alami dalam meredakan kecemasan pada remaja.
Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, menjelaskan bahwa inovasi tersebut telah melalui pengujian ilmiah Gas Chromatography-Mass Spectrometry (GC-MS). Hasil pengujian mengidentifikasi keberadaan senyawa aktif seperti sabinene dan myristicin yang terbukti ampuh memberikan efek relaksasi pada sistem saraf.
"Hasil pengujian menunjukkan penggunaan inhaler tersebut mampu menurunkan skor kecemasan remaja secara signifikan dengan nilai effect size Cohen’s d sebesar 3,46. Ini membuktikan bahwa produk herbal tersebut sangat berpotensi menjadi terapi komplementer yang praktis dan bermanfaat nyata," ujar Hilal di Serpong, Selasa (21/7/2026).
Kompetisi ASPC 2026 sendiri berlangsung pada 7–11 Juli 2026 di Bangkok, Thailand. Hilal menegaskan, capaian internasional ini menjadi bukti nyata bahwa para siswa madrasah mampu menghasilkan penelitian yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga menjawab permasalahan sosial di tengah masyarakat.
"Prestasi internasional tentu membanggakan, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana budaya riset yang kami bangun dapat melahirkan inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan dan masyarakat luas," ujar Hilal.



