Jakarta, MCNID.net--BPJS Kesehatan menghadirkan solusi jaminan kesehatan terjangkau bagi para pekerja informal. Melalui program anyar bertajuk Menabung Demi Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (NADI JKN), para pengemudi ojek online (ojol) kini bisa mengamankan perlindungan kesehatan diri dan keluarga hanya dengan menyisihkan dana mulai dari Rp7.000 per hari.
Dalam mewujudkan inovasi ini, BPJS Kesehatan berkolaborasi dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) guna memfasilitasi skema pemotongan tabungan secara fleksibel dan otomatis bagi para mitra pengemudi.
Chief of Public Affairs PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk, Dyan Shinto Eko Nugroho, menjelaskan bahwa besaran tabungan harian tersebut didesain agar tidak memberatkan keuangan harian para mitra, namun tetap memberikan perlindungan maksimal bagi satu keluarga.
"Kalau dihitung itu Rp7.000 per hari selama 20 hari, sudah mengkover seluruh anggota keluarga, misalnya bapak, ibu, dan dua anak," kata Dyan di Jakarta, Selasa (4/8/2026).
Dyan menambahkan, mitra pengemudi memiliki kebebasan untuk memilih frekuensi tabungan sesuai kemampuan pendapatan mereka, baik secara harian, mingguan, maupun bulanan. Opsi pembayaran yang fleksibel ini diharapkan dapat menjaga keaktifan kepesertaan JKN mitra ojol tanpa mengganggu kebutuhan pokok harian.
Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto, menegaskan bahwa hadirnya program NADI JKN merupakan langkah strategis untuk merangkul kelompok pekerja mandiri dan informal agar tetap terlindungi oleh jaminan kesehatan secara berkelanjutan.
"Hari ini diawali dengan 3.000 mitra ojol yang sudah bergabung. Harapan kita sebanyak-banyaknya pekerja informal dapat terkover. Nanti kita juga akan menyasar kelompok nelayan dan profesi informal lainnya," ujar Akmal.
Program NADI JKN sendiri hadir dalam dua skema layanan, yaitu digital-kolektif dan konvensional-perorangan. Dengan skema tabungan bertahap ini, BPJS Kesehatan optimistis tingkat kepesertaan aktif masyarakat di sektor informal dapat terus meningkat secara signifikan.



